Kebiri dan Kanker Prostat

Kebiri dan Kanker Prostat

Obat Kanker Prostat Stadium 4Kebiri sering disebut juga pengebirian atau kastrasi adalah tindakan bedah (bisa juga menggunakan bahan kimia) bertujuan untuk menghilangkan fungsi testis pada laki-laki atau fungsi ovarium pada perempuan. Praktik pengebirian sudah dilakukan manusia bahkan jauh sebelum tercatat dalam sejarah. Kebiri kadang kala dilakukan atas dasar alasan keagamaan ataupun sosial di kebudayaan tertentu di berbagai daerah seperti Eropa, Timur Tengah, Asia Selatan, Afrika, dan Asia Timur. Setelah peperangan, pemenang biasanya mengebiri dengan memotong penis dan testis mayat prajurit yang telah dikalahkan sebagai tindakan simbolis “merampas” kekuatan dan keperkasaan mereka.

Pengebirian juga muncul dalam dunia keagamaan. Sementara beberapa agama seperti agama Yahudi sangat melarang praktik ini. Kitab Imamat misalnya secara khusus melarang orang yang dikebiri atau yang alat kelaminnya cacat untuk masuk menjadi biarawan Katolik, sebagaimana tradisi sebelumnya melarang hewan kebiri untuk dikorbankan. Pada masa purba, pengebirian juga melibatkan pemotongan seluruh alat kelamin pria, baik testis sekaligus penis. Praktik ini sangat berbahaya dan kerap mengakibatkan kematian akibat pendarahan hebat atau infeksi, sehingga dalam beberapa kebudayaan seperti Kekaisaran Byzantium, pengebirian disamakan dengan hukuman mati. Pemotongan hanya testisnya saja mengurangi risiko kematian.

Pembedahan untuk mengangkat kedua testis atau pengebirian dengan menggunakan bahan kimia secara medis mungkin dilakukan sebagai prosedur pengobatan kanker prostat. Pengobatan dengan mengurangi atau menghilangkan asupan hormon testosteron baik dengan menggunakan baha kimia ataupun bedah dilakukan untuk memperlambat perkembangan kanker. Hilangnya testis yang berarti hilangnya pula hormon testosteron mengurangi hasrat seksual, obsesi, dan perilaku seksual. Kaum transseksual laki-laki yang merasa dirinya perempuan ada yang menjalani prosedur orchiektomi, penghilangan alat kelamin laki-laki, sebagai bagian dari operasi ganti kelamin dari laki-laki menjadi perempuan.

000252500_1464253732-kebiri_bedahDi dunia medis, kebiri bedah dengan mengambil testikel biasa dilakukan untuk mengatasi kanker. Meski tidak disebut sebagai kebiri, metode bedahnya sama. Pengambilan testikel ini diharapkan akan mengurangi produksi hormon testosteron (hormon pria) dalam tubuh. Kasus-kasus seperti kanker prostat, dan kanker testis sebagian besar dipengaruhi perkembangannya oleh testosteron bisa jadi butuh proses yang disebut orchiectomy atau emasculation.

Dalam prosesnya, pembedahan dilakukan dengan membuat sayatan di bagian tengah skrotum dan menariknya keluar sampai testikel benar-benar keluar. Setelah selaput penghubung antara testis dan kantong sperma atau Vas Deferens dipotong, testikel baru diambil dan Vas Derefens dikembalikan ke skrotum. Sayatan ditutup, kemudian dilanjut ke testikel satunya. Lain lagi dengan proses kebiri kimiawi. Di bawah pengawasan dokter, obat antiandeogen seperti misalnya cyproterone disuntikkan selama beberapa kali dalam beberapa minggu. Androgen merupakan hormon-hormon seperti juga testosteron yang berfungsi sebagai menjaga agar karakteristik maskulin tetap ada.

Dengan menurunnya kadar testosteron, kebanyakan pria juga akan mengalami akan mengalami penurunan libido atau dorongan seksual dan pemikiran-pemikiran terkait seksualitas. Pada para predator seks, obat seperti Depo-Provera yang mengandung hormon progestin disuntikkan. Mekanisme tidak sama dengan kebiri bedah yang menghilangkan testikel. Bila zat kimia itu sudah tak lagi ada, produksi testosteron dan sperma bakal berlanjut lagi.

Itulah sedikit informasi mengenai kebiri dan kanker prostat semoga bermanfaat bagi anda. Dan bagi anda yang mempunyai gejala ataupun sudah mengidap kanker prostat baik itu stadium awal maupun stadium lainnya anda bisa mencoba mengkonsumsi QNC Jelly Gamat, untuk info lebih lanjut klik >> Obat Kanker Prostat Stadium 4

Iklan